Dapat meyebabkan gangguan apabia tegangan yg dihasilkan tidak stabil.
2. Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan
-server
dikhususkan untuk penyimpanan data / operating system berbasis network.
-workstation
komputer yg memenfaatkan jaringan untuk menghubungkan komputer tsb dg
komputer lain
-hub/switch
pembagi signal data bagi kartu jaringan .jika hub tidak berfungsi maka seluruh
jaringan tidak dapat berfungsi.
-NIC
Apbila terjadi gangguan maka komputer tsb tidak dapat masuk ke dalam
jaringan
3. Kabel dan Konektor
- Jenis kabel serta optic menggunakan konektor SC
- Jenis UTP menggunakan RJ45
- Jenis kabel coaxial dgn kabel BNC
TOPOLOGI JARINGAN
1. Topologi Bus
Merupakan topologi fisik yang menggunakan kabel Coaxial
dengan menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm
pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel
yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat
node-node.
2. Topologi Ring
Adalah topoligi fisik yang tertutup sehingga informasi dan data
disalurkan dalam satu arah yang membentuh lingkaran tertutup sehingga mengesankan cincin tanpa ujung.
3. Topologi Star
Topologi Star adalah topologi setiap node akan menuju node
pusat/sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node
pusat baru menuju ke node tujuan.
4. Topologi hybrid
Topologi Hybrid merupakan gabungan atau kombinasi dari dua
atau lebih topologi jaringan lainnya. Topologi Hybrid sering juga
disebut Tree topology.
Down dalam jaringan LAN lebih mudah diatasi karena kita dapat mendeteksi melalui indikator-indikator yang diperlihatkan oleh komponen jaringan antara lain :
a. Server
b. Workstation
c. Hub/switch
d. Network Interface Card (Kartu jaringan)
e. Kabel dan konektor
a. Server
b. Workstation
c. Hub/switch
d. Network Interface Card (Kartu jaringan)
e. Kabel dan konektor
Apabila komputer server mengalami kerusakan atau gangguan secara otomatis seluruh jaringan tidak berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan. Jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server
• Apabila terjadi kerusakan pada komputer workstation berarti komputer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan komputer server maupun komputer lain dalam jaringan.
• Apabila terjadi kerusakan pada Hub dapat dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing-masing workstation. Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak
• Indikator yang dapat dilihat dalam kerusakan kartu jaringan adalah matinya lampu indikator yang terdapat pada kartu jaringan dan lampu indikator di Hub/switch saat komputer telah hidup dan konektifitas kabel dari kartu jaringan dan hub/switch telah baik
• Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST. Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik sangat jarang, tetapi memerlukan penanganan secara khusus untuk perawatan jaringan
• Gangguan atau kerusakan pada kabel UTP adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau padaHub/switch. Hal tersebut dikarenakan konektor yang tidak terpasang dengan baik (longgar), susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus.
• Kabel jenis coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar (tidak konek), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector.

